Ini Beda Imunisasi Dasar dan Lanjutan

SURABAYA – Di Indonesia, ada dua jenis imunisasi yakni dasar dan lanjutan. Dokter Spesialis Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR), dr Achmad Yuniari Heryana, SpA mengatakan dua jenis imunisasi itu berdasarkan jadwalnya.
Jadwal yang pertama dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan jadwal imunisasi yang kedua untuk anak itu dikeluarkan oleh ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Kedua jadwal ini saling melengkapi jadi kalau suatu negara itu mengeluarkan jadwal melalui Kementerian Kesehatan maka menurut ratifikasi WHO maka pemerintahan di negara tersebut harus menyediakan vaksinasi tersebut secara gratis ke masyarakat.
Bicara jadwal vaksin dari Kemenkes, dibagi menjadi dua bagian. Yang pertama ada imunisasi dasar dan imunisasi lanjutan. Perbedaannya ternyata di masalah usia saja jadi usia 0 baru lahir sampai dengan 11 bulan itu kita sebut sebagai imunisasi dasar. Sedangkan usia 12 tahun ke atas itu kita sebut sebagai imunisasi lanjutan.
Imunisasi dasar itu tujuannya untuk memberikan kekebalan awal terhadap penyakit menular atau infeksi yang berbahaya . “Contohnya ada vaksinasi ada imunisasi BCG ada imunisasi Hepatitis B ada imunisasi polio dan sebagainya,” katanya.
Sedangkan imunisasi lanjutan adalah imunisasi yang diberikan setelah anak berusia 12 tahun ke atas. Tujuannya berbeda kalau yang dasar untuk memberikan kekebalan awal sedangkan imunisasi lanjutan itu untuk memperkuat dan mempertahankan kekebalan yang sudah dibentuk pada saat imunisasi dasar datang atau kita sebut sebagai booster.
“Sesuatu yang dibooster itu akan lebih kuat seberapa kuat? beberapa penelitian menunjukkan bahwa angka proteksinya bisa terus berlangsung sampai dewasa,” katanya.
Dan ternyata ada jadwal vaksinasi juga untuk dewasa seperti vaksinasi untuk ibu-ibu, untuk orang tua. Jadwal vaksinasi itu sendiri dikeluarkan oleh persatuan dari dokter penyakit dalam Indonesia. *