Agustus 11, 2022

Tips Berpuasa bagi Penderita Gagal Jantung dari Ahli Jantung FK Unair

SURABAYA – Perintah berpuasa menjadi hal wajib bagi setiap muslim. Namun ada beberapa pengecualian khususnya bagi orang dengan kondisi kesehatan yang kurang baik. Seperti mengalami kondisi gagal jantung yang membuat aktivitasnya menurun.

Dalam channel Youtube DokterUnairTV, 22 April 2022,  dr M Yusuf Alsagaff SpJP(K) PhD menyebut jika penyakit gagal jantung berbeda dengan jantung koroner.

Dikatakannya dalam program Dokter Edukasi berjudul Panduan Agar tetap Sehat dan Aman Selama Berpuasa bagi Penderita Gagal Jantung itu, gagal jantung atau heart failure merupakan suatu keadaan fungsi jantung yang mengalami penurunan sehingga membuat aktivitas jantung seseorang menjadi terbatas.

“Biasanya diawali dengan hipertensi. Pasien cenderung mudah lelah dan lebih lama untuk pulih,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, dr Yusuf mengingatkan agar pasien gagal jantung berkonsultasi terlebih dahulu jika ingin menjalankan ibadah puasa. Sebab, untuk berpuasa, pasien harus peka terhadap kondisi tubuhnya. “Ya dilihat. Dalam enam bulan terakhir apakah ada keluhan? Tapi jika tahun sebelumnya dia bisa berpuasa, sebaiknya lanjut puasa saja.”

Pasien dengan kondisi gagal jantung sejatinya aman dan baik jika melakukan puasa. Apalagi jika pasien selama enam bulan terakhir tidak mengalami keluhan yang berarti. Meski demikian, ternyata berpuasa tidak membuat kondisi gagal jantung membaik. Untuk itu, selain rutin konsultasi dengan dokter spesialis jantung, pasien gagal jantung sebaiknya juga memperhatikan pola hidup sehat.

Olahraga 30-60 menit perhari, istirahat 6-8 jam sehari, juga menjaga asupan cairan tubuh bisa membantu meringankan fungsi kerja jantung. “Tapi itu semua tergantung fungsi jantungnya. Kalau fungsi jantungnya tidak lebih dari 35 persen, biasanya kami batasi asupan cairannya 30 cc perkilogram.”

Dalam kesempatan itu, dr Yusuf juga mengingatkan agar masyarakat memperhatikan pola hidup sehat untuk mengurangi faktor risiko hipertensi dan gagal jantung. “Bisa diet rendah garam, olahraga, istirahat cukup, dan usahakan berat badan ideal,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *