Juni 11, 2024

Stop Bullying di Sekolah Dasar Negeri Ketabang Surabaya

Bullying adalah masalah serius yang dihadapi anak-anak di seluruh dunia. Menurut laporan UNESCO 2018 berdasarkan Global School Student Health Survey (GSHS) yang melibatkan 144 negara di seluruh dunia, 16,1% anak-anak menjadi korban bullying (Soedjatmiko, S., Nurhamzah, WMaureen, A., & Wiguna, 2016). Fenomena bullying merupakan masalah serius bagi perkembangan anak di Indonesia. Kasus bullying di Indonesia menduduki peringkat ke lima di dunia dalam kejadian bullying (Jayani, 2019). Dampak psikologis dari bullying yang terjadi di sekolah dasar sebesar 42% dimana anak mengalami gangguan mental seperti sensitivitas tinggi, rasa marah yang meluap-luap, depresi, rendah diri, cemas, kualitas tidur menurun, keinginan menyakiti diri sendiri, hingga bunuh diri. Kasus bullying di SDN Ketabang Seruni Surabaya menjadi perhatian khusus oleh kepala sekolah, saat waktu istirahat sering terdengar siswa siswi saling mengejek, dan terdapat kawan yang menyendiri karena dikucilkan, sebagai sekolah negeri terkemuka di kota Surabaya, SDN Ketabang Seruni Surabaya mengharapkan siswa siswinya dapat menjadi contoh baik untuk sekolah lain dengan menerapkan bebas bullying di sekolah.

Narasumber dr. Izzatul Fithriyah,Sp.KJ(K). mengajak siswa diskusi interaktif

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2024 oleh tim Pengmas dari 2 Departemen, yaitu Departemen Anatomi, Histologi dan Farmakologi dan Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR). Edukasi diberikan dengan cara memberikan materi dengan media powerpoint , leaflet dan poster yang ditempel di dinding sekolah sebagai salah satu sarana pengingat bagi seluruh masyarakat di sekolah, baik siswa siswi, guru, karyawan dan orang tua siswa. Materi yang disampaikan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar, media presentasi yang menarik. Kegiatan ini diikuti oleh 60 siswa siswi perwakilan dari kelas 3-6 yang di pilih oleh guru kelas masing-masing.

Akhir dari kegiatan ini adalah pengisisan kuesioner untuk menilai sejauh mana pemahaman siswa siswi mengenai pencegahan bullying. Evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilakukan kunjungan ke sekolah dan akan dilakukan wawancara kepada guru sekolah tentang perkembangan tingkah laku siswa siswi setelah mendapatkan edukasi tentang pencegahan bullying. 

Narasumber dan peserta pengmas

SDN Ketabang telah terakreditasi grade A dengan nilai 93 (akreditasi tahun 2019) dari BAN-S/M (Badan Akreditasi Nasional) Sekolah/Madrasah, merupakan sekolah dasar negeri unggulan di Surabaya. Dengan menyandang predikat sekolah negeri unggulan di Kota Surabaya, komponen sekolah baik kepala sekolah , guru dan karyawan di sekolah tersebut berharap dapat membentuk karakter baik bagi para siswa siswi