Mei 28, 2024

Sinergi Desa Binaan dan Denteam: Kolaborasi Sehatkan Generasi

Pada tanggal 18 Mei 2024, Departemen Pengabdian Masyarakat BEM KM FK UNAIR yang didampingi kemahasiswaan telah berkolaborasi dengan Denteam Departemen Pengabdian Masyarakat BEM FKG Unair dalam mengadakan program Desa Binaan di SDN 2 Genaharjo, Desa Genaharjo, Kabupaten Tuban. Digagas sebagai respons terhadap tingginya angka stunting di wilayah kabupaten tuban yang melebihi angka stunting nasional, kegiatan ini dilaksanakan sebagai aksi nyata dalam menurunkan prevalensi dan mencegah stunting secara berkelanjutan di Kabupaten Tuban serta meningkatkan pengetahuan dan kesehatan gigi pada anak.

Sinergi Desa Binaan dan Denteam kali ini termanifestasi dalam rangkaian kegiatan berupa edukasi, screening gigi, cek kesehatan, hingga bermain bersama. Di bawah bimbingan Dr. Sulistiawati, dr., M.Kes. dan Raden Argarini, dr., M.Kes., Ph.D, departemen pengabdian masyarakat BEM KM FK UNAIR menggelar edukasi mengenai pencegahan stunting dan pernikahan dini juga pembiasaan perilaku hidup bersih sehat kepada orang tua atau wali murid SDN 02 Genaharjo beserta tenaga pendidik. Edukasi yang dilaksanakan merupakan upaya preventif dalam menekan prevalensi stunting melalui peningkatan pemahaman akan urgensi stunting dan penekanan faktor risiko berupa ketidaksiapan kehamilan karena pernikahan dini serta infeksi akibat pola hidup yang kurang bersih.

Tidak hanya itu, rangkaian layanan pemeriksaan kesehatan yang terdiri atas pengukuran tinggi badan, berat badan, Tekanan darah, kadar glukosa dan asam urat dalam darah disertai sesi konsultasi juga dilaksanakan sebagai pelayanan kesehatan kepada orang tua murid dan tenaga pendidik SDN 02 Genaharjo. Melalui rangkaian cek kesehatan dan konsultasi ini, peserta diharapkan mampu memahami akan urgensi dan cara mewujudkan pola hidup sehat demi kesehatan yang lebih baik. Hasil pemeriksaan ini kemudian juga menjadi acuan dalam merujuk pasien yang diduga memiliki kondisi kesehatan tertentu untuk menerima pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Rentetan acara tersebut kemudian disempurnakan dengan suka cita bersama melalui berbagai permainan dan aktivitas menyenangkan untuk murid kelas 1 dan 2, sehingga secara bersamaan, desa binaan mampu memberi pemahaman, meningkatkan kesadaran, serta membawa kebahagiaan untuk masyarakat.

Sementara itu, departemen pengabdian masyarakat BEM FKG UNAIR melalui komunitas Denteam sukses menjalankan intervensi melalui screening kesehatan gigi pada 50 murid kelas 5 dan 6 SDN 02 Genaharjo sebagai langkah konkret dalam menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan gigi melalui penyampaian dan penjelasan langsung akan kondisi gigi masing-masing. Upaya ini juga diperkuat dengan pelaksanaan Elementary Dental Education, yakni kegiatan edukasi mengenai cara sikat gigi yang benar serta pembiasaan perilaku hidup bersih sehat dan cuci tangan. Melalui rangkaian screening gigi dan Elementary Dental Education ini, besar harapan bahwa murid SDN 02 Genaharjo mampu memahami cara dan pentingnya menjaga kebersihan tubuh, gigi, dan mulut guna mencapai kondisi kesehatan yang lebih baik pada anak-anak, sehingga senyum lebar generasi masa depan bangsa dapat terus terjaga.

Melalui aksi sinergis desa binaan dan denteam ini, BEM FK dan BEM FKG UNAIR mampu mempererat hubungan kerjasama antara kedua fakultas, mengawali babak baru dalam rangkaian projek kolaborasi dalam menyongsong perubahan kondisi kesehatan menjadi lebih baik di masa yang akan datang. Kegiatan ini merupakan manifestasi dari tanggung jawab seorang calon tenaga kesehatan yang mampu menyatukan dan menguatkan ikatan antara mahasiswa kedokteran dan kedokteran gigi kepada masyarakat. Dengan begitu, terjalankannya desa binaan x denteam ini akan menjadi pondasi dalam langkah pasti mahasiswa untuk mendukung usaha peningkatan kesehatan masyarakat, terlebih dalam upaya pencegahan stunting serta penguatan kesadaran dan pengetahuan akan kebersihan gigi dan mulut.

Penulis: Moh. Qiberlee R.S.V.R., Rafif Ghozi