Agustus 11, 2022

Prevention Control of Infection in Combating Antimicrobial Resistance in Hospital

91st AWCS (Airlangga Webinar Conference Series) “Prevention Control of Infection in Combating Antimicrobial Resistance in Hospital” merupakan salah satu rangkaian webinar yang diinisiasi oleh Departemen Patologi Klinik RSUD Dr. Soetomo dan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Acara webinar ini diadakan pada Selasa, 15 Februari 2022 lalu. Webinar dihadiri oleh lebih dari 300 peserta dari seluruh Indonesia secara daring. Webinar ini dibuka oleh dr. Binar Larasanti Savitri, selaku host dari acara tersebut. Selain itu juga hadir Dr.Reny I’tishom, M.Si dan Dr.dr. Eighty Mardiyan Kurniawati, Sp.OG(K) dan tim.

Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada pada dokter maupun peneliti di Indonesia maupun luar negeri tentang pencegahan dan pengendalian infeksi untuk mencegah resistensi antibiotik. Di samping itu juga bertujuan kolaborasi dengan institusi lain di luar negeri untuk pengembangan keilmuan.

Kegiatan ini mendatangkan tiga pembicara dengan topik pembicaraan yang sangat menarik. Salah satu pembicara yang didatangkan langsung dari Menzies Health Institute Queensland, Griffth University adalah Hanna E. Sidjabat, drh., MVSc., PhD, yang merupakan adjunct professor dalam bidang mikrobiologi. Drh. Hanna membawakan topik mekanisme resistensi antibiotik pada bakteri gram negative.

Pembicara kedua adalah I.G.A.A. Putri Sri Rejeki, dr., Sp.PK(K). Beliau membawakan topik mengenai “Case Based Study: ESBL Case in Hospitalized Patient”. Pembicara ketiga adalah Dr. Puspa Wardhani, dr., Sp.PK(K), yang membawakan topik “Prevention and Control of Infection in Combating MDRO”.

Tidak lupa, untuk melengkapi sesi diskusi, ada dua panelis yang diundang. Panelist pertama yang juga merupakan guru besar Ilmu Patologi Klinik yaitu Prof. Dr. Aryati, dr., M.S., Sp.PK(K). Panelist kedua yang diundang adalah Yessy Puspitasari, dr., Sp.PK.

Dari acara tersebut, diharapkan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dapat menambah pengetahuan berbagai tenaga kesehatan khususnya dokter mengenai resistensi antibiotik, serta bekerja sama dengan berbagai universitas mancanegara untuk mengadakan webinar-webinar lain yang tidak kalah menarik.(Kenneth R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *