Januari 18, 2024

Menjaga Kesehatan Saat Berpuasa: Panduan Praktis dari Dr. Sri Umijati dr. MS bersama DokterUnairTV

Halo sahabat DokterUnairTV! Berpuasa merupakan praktik ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim, terutama di Indonesia, yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Dalam praktik berpuasa, tubuh mengalami sejumlah perubahan yang perlu diperhatikan agar kesehatan tetap terjaga. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa aspek terkait dengan berpuasa dan dampaknya pada kondisi tubuh. Mari kita eksplorasi lebih dalam panduan kesehatan dari Dr. Sri Umijati dr. MS untuk menjalani ibadah puasa dengan sehat dan nyaman.

1. Tubuh Berubah Saat Berpuasa: Persiapkan Diri dengan Baik!

Ketika kita memulai puasa, tubuh mengalami serangkaian perubahan untuk beradaptasi dengan pola makan yang berbeda. Salah satu perubahan yang umum dialami adalah penurunan produksi saliva, yang dapat menyebabkan mulut terasa kering. Hal ini biasanya terjadi karena kita tidak minum air selama beberapa jam. Selain itu, produksi asam lambung juga cenderung berkurang, membuat beberapa orang mungkin mengalami perasaan lambung kosong atau keroncongan.

Meskipun demikian, tidak perlu khawatir, karena tubuh kita memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan ini. Untuk membantu mengatasi mulut kering, disarankan untuk mengonsumsi air putih yang cukup saat berbuka dan sahur.

2. Menu Makan yang Bijak Saat Berbuka dan Sahur

– Minuman: Penting untuk memastikan kita cukup minum air putih, setidaknya 8 gelas sehari. Hindari minuman bersoda, teh, dan kopi, yang dapat menyebabkan dehidrasi. Jika Anda ingin variasi, air kelapa atau jus buah alami bisa menjadi alternatif yang menyegarkan.

– Makanan: Pilih makanan yang seimbang, mencakup karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, dan serat. Karbohidrat kompleks, seperti roti gandum atau nasi merah, memberikan energi bertahap, menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kurangi konsumsi makanan berlemak dan terlalu manis, serta tambahkan sayuran segar untuk mendukung asupan serat dan nutrisi yang baik.

3. Pola Makan yang Tepat untuk Kenyamanan Lambung

Bagi teman-teman yang memiliki riwayat masalah lambung seperti GERD, menjaga pola makan menjadi kunci utama. Hindari makanan pedas, berlemak, dan terlalu asam, karena dapat meningkatkan risiko iritasi lambung. Makan dalam porsi kecil tapi sering dapat membantu mengurangi tekanan pada lambung. Jangan lupa untuk memberi jeda antara makan dan waktu tidur agar pencernaan berjalan lebih lancar.

4. Puasa sebagai Peluang Menurunkan Berat Badan dengan Sehat

Selain sebagai bentuk ibadah, berpuasa juga dapat menjadi kesempatan untuk menurunkan berat badan dengan sehat. Penting untuk tetap memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Pilihlah makanan yang memberikan rasa kenyang lebih lama, seperti nasi merah, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Perlahan-lahan mengganti camilan tidak sehat dengan buah-buahan atau kacang-kacangan juga bisa menjadi pilihan yang baik.

5. Menu Sehat untuk Berbuka dan Sahur yang Lezat

– Berbuka: Cobalah untuk mengonsumsi buah-buahan segar, air putih, dan camilan sehat seperti kurma atau kacang. Jangan lupa untuk menambahkan protein, misalnya dengan mengonsumsi telur rebus atau yogurt, agar kenyang lebih lama.

– Sahur: Pastikan menu sahur mengandung makanan yang memberikan energi tahan lama. Nasi, sayuran, buah-buahan, dan sumber protein seperti telur atau ikan dapat menjadi pilihan yang baik. Hindari makanan yang terlalu asin atau berlemak yang dapat menyebabkan rasa haus selama puasa.

6. Minuman Isotonik atau Air Putih?

Minuman isotonik bisa menjadi pilihan untuk menggantikan elektrolit yang hilang, terutama jika kita aktif bergerak atau berolahraga. Meskipun demikian, air putih tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Pastikan untuk minum air secara teratur, terutama saat berbuka dan sahur.

Kesehatan Anda adalah Prioritas Utama

Ingatlah, kesehatan adalah aset berharga yang perlu dijaga. Setiap individu memiliki kebutuhan kesehatan yang unik, oleh karena itu, jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau pertanyaan lebih lanjut, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Semoga artikel ini bermanfaat untuk menjalani bulan Ramadhan dengan penuh kesehatan dan kebahagiaan. Selamat berpuasa! ????????

Penulis: Arin Nahda Zhafira