Mei 27, 2023

Mahasiswa FK UNAIR Ajak Anak Disabilitas Berani Tampil

Meski tidak sempurna, setiap manusia mempunyai kelebihan masing-masing. Semangat inilah yang digaungkan mahasiswa angkatan tahun 2021 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) dengan mengajak anak-anak difabel beraktifitas, Sabtu, 28 Mei 2021.

Setiba di FK UNAIR, 110 anak dari lima sekolah dasar inklusi di Surabaya ini diajak untuk jalan sehat. Kemudian mereka diberi kesempatan untuk menunjukkan bakat masing-masing. Ada yang menyanyi, ada yang membacakan puisi, ada juga yang berlenggak-lenggok seperti model dan Cak Ning Surabaya.

Kegiatan ini masuk dalam pre event Bakti Sosial STIMULATOR yang diselenggarakan oleh mahasiswa semester empat FK UNAIR, baik dari Program Studi S1 Kedokteran maupun Kebidanan.

“Kami mengambil tema unity in diversity. Kami melibatkan adik-adik berkebutuhan khusus karena kami ingin mendukung dan menambah kepercayaan diri mereka. Meskipun mereka berbeda, kami yakin masing-masing anak memiliki potensi yang bisa dimaksimalkan,” ujar Ketua Panitia, Berliana Salsabila di Gedung Graha BIK.

Melalui inisiatif ini, diharapkan masyarakat umum juga lebih memahami bahwa ada banyak anak berkebutuhan khusus yang sebenarnya memiliki hak yang sama untuk bersosial dan mengembangkan diri.

“Berinteraksi dengan adik-adik ini juga mengajari kami (mahasiswa) untuk lebih peduli terhadap sesama. Juga bagaimana berperilaku terhadap seorang yang sedikit berbeda dengan kami,” tambah mahasiwa Prodi Kebidanan ini.

Wakil Dekan 1 FK UNAIR, Dr. Achmad Chusnu Romdhoni, dr., Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp. Onk.(K) juga hadir dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa ini.

” Saya bangga dengan adik-adik. Karena mereka tidak hanya melihat yang biasa saja. (Anak-anak) yang luar biasa mereka datangkan kemari. Ini sangat menyentuh hati dan luar biasa,” ujarnya.

Selain olahraga dan unjuk bakat, kegiatan ini juga membekali anak-anak dengan pengetahuan kesehatan. Di mana di akhir acara anak-anak disuguhi penampilan dongeng mengenai pentingnya cuci tangan.

Salah satu anak disabilitas yang unjuk kebolehan adalah Muhammad Azriel Aliansyah, siswa kelas 4 SDN Pacar Keling 9. Meski mengalami keterlambatan berbicara namun Azriel mampu membawakan puisi yang ditulis oleh ibunya.

“Judul puisinya Anak Surabaya Hebat. Yang bikin puisinya mama,” ujar sulung dari dua bersaudara yang didiagnosis autis ini.

Kegiatan ini juga menghadirkan beberapa tokoh seperti Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti, S.Si., M.PDSM dan dari KPAI Surabaya.

“Semoga melalui mahasiswa FK UNAIR bisa masyarakat untuk lebih aware terhadap adik-adik spesial di Kota Surabaya ini,” tukasnya.