Mei 3, 2024

Kunjungan Prodi Sp1 Departemen Ilmu Bedah Universitas Airlangga ke Pusan National University Yangsan Hospital, Korea Selatan

Pada tanggal 30 bulan April tahun 2024 Prodi Ilmu Bedah FK UNAIR RSUD Dr. Soetomo telah melakukan kunjungan kemitraan ke Pusan National University Yangsan Hospital, Korea Selatan yang diwakili oleh dr. Edwin Danardono, Sp.B-KBD selaku Kepala Program Studi dan dr. Asdi Wihandono, Sp.B(K)Onk selaku Sekretaris Program Studi, dr. Vidi Vianney C.M Tanggo, Sp.B(K) Onk, dr. Desak Gede Agung Pramesti, Sp.B. Kunjungan ini disambut dan diterima oleh Pimpinan Pusan National University Yangsan Hospital, Korea Selatan, yaitu Chang Chulhoon, MD dan Lee Jin Choon, MD selaku Dekan dan Wakil Dekan, serta Cho Jae Wook, MD selaku Head of International Relations of Pusan National University Yangsan Hospital, Korea Selatan. Kunjungan dilakukan oleh dua institusi sebagai upaya untuk mewujudkan kemitraan dalam bidang perawatan bedah.

Pada kesempatan sebelumnya, Pimpinan Pusan National University Yangsan Hospital, Korea Selatan telah melakukan kunjungan pertama ke Prodi Ilmu Bedah Universitas Airlangga pada tanggal 26-29 Oktober 2023 yang kemudian dilakukan kunjungan balasan oleh perwakilan Prodi Ilmu Bedah Universitas Airlangga ke Pusan National University Yangsan Hospital, Korea Selatan. Perwakilan Prodi Ilmu Bedah Universitas Airlangga pada kesempatan kali ini juga bertemu dengan Direktur Pusan National University Yangsan Hospital, Prof. Lee Sang Don, MD, PHD. Dalam rangka ini, penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) dilakukan sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang akademik, penelitian, maupun pertukaran pelajar. MOA tersebut mencakup beragam program baik pertukaran, kolaborasi riset, serta pengembangan kurikulum bersama. Salah satu fokus utama MOA ialah memperluas program pertukaran pelajar dari Prodi Ilmu Bedah Universitas Airlangga RSUD dr. Soetomo Surabaya dengan Pusan National University Yangsan Hospital, Korea Selatan. Dengan adanya kesempatan ini, diharapkan akan banyak mahasiswa yang dapat mengikuti program pertukaran dan mengalami pengalaman belajar di lingkungan akademik yang berbeda, melakukan benchmarking, serta mampu memberikan dan mengaplikasikan ilmu di tempat asal masing-masing.

Kedua belah pihak menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah penting dalam memperluas jaringan internasional dan meningkatkan mutu pendidikan. Langkah ini diharapkan akan memberikan manfaat bagi mahasiswa, staff pengajar, maupun masyarakat dari kedua negara.

                                                                                    Penulis: Kamila Rahma- RHM