November 23, 2022

Jembatan Penghubung Gedung AMEC dan GRABIK Hampir Selesai Dibangun

Dekan FK UNAIR, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG, Subs.F.E.R memeriksa jembatan penghubung Gedung Airlanga Medical Education Center (AMEC) dan Graha-bik Iptekdok (Grabik). Ini dilakukan sembari mencoba mobil listrik baru pemberian dari rektorat, Jumat, 18 November 2022 lalu.

Dari parkiran dekanat dekan menuju Grabik. Setelah itu naik menggunakan lift menuju lantai 3. Di lantai itulah jembatan penghubung Gedung Grabik dan AMEC berada. Jembatan yang kira-kira membentang letter L sepanjang enam meter ini terubung dengan gedung AMEC lantai 5.

Bentuk jembatan ini tak berbeda dengan jembatan penyebrangan yang lain. Hanya lebih cantik karena dilengkapi dengan kaca di sisi kanan kirinya sehingga suasana di luar bisa terlihat.

Sembari menjajal jembatan yang 95 persen jadi ini, dekan memberikan beberapa masukan kepada Wakil Dekan 2. Misalnya untuk menyempurnakan beberapa bagian seperti kaca dan lantai.

“Hijaunya bisa diganti dengan warna hijau khas FK UNAIR,” saran dekan melihat tembok jembatan yang saat ini masih berwarna hijau pekat.

Gedung AMEC dan Grabik adalah tempat untuk belajar keterampilan medik dan ujian mahasiswa FK UNAIR. Seringkali jadwat mahasiswa FK UNAIR saling berpindah diantara dua gedung ini. Karenanya untuk memudahkan mobilitas mahasiswa, FK UNAIR memberikan fasilitas jembatan ini.

“Kami harapkan ini mengefisiensi waktu. Sehingga adik-adik mahasiswa lebih fokus belajarnya,” tambah dekan yang akrab disapa Prof Bus ini.

Fasilitas baru ini juga sudah dimanfaatkan oleh mahasiswa. Saat melakukan pengecekan, beberapa kali dekan berpapasan dengan mahasiswa yang menyebrang dari Gedung AMEC menuju Grabik. (ISM)