Januari 18, 2024

Dokter UNAIR TV Edukasi Inovasi Wolbachia Dalam Upaya Menurunkan Angka Demam Berdarah Dengue (DBD)

Dokter UNAIR TV kembali menggelar siniar melalui akun YouTube resminya pada Jumat (22/12/2023). Dalam Dokter Edukasi itu, Dokter UNAIR TV mengusung tema Mengenal Inovasi Wolbachia Dalam Upaya Menurunkan Angka Demam Berdarah Dengue (DBD).

Guna memberikan edukasinya, kali ini Dokter UNAIR TV menghadirkan Dr. dr. Agung Dwi Wahyu Widodo, M. Si, M. Ked.Klin, Sp. MK(K) dan dr. Tri Pudy Asmarawati, Sp.PD, K-PTI, FINASIM sebagai narasumber yang merupakan staff pengajar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo.

Dengue masih menjadi masalah di Indonesia. Di tahun 2023, tercatat ada 76.449 kasus dengue dengan 571 kasus kematian. Karenanya perlu berbagai inovasi dilakukan untuk menekan penyebaran dengue terutama menekan angka kematian sekaligus mempercepat target eliminasi dengue tahun 2030. 

Salah satu inovasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk menurunkan penularan dengue adalah dengan menerapkan teknologi nyamuk ber-wolbachia. Teknologi ini pada prinsipnya memanfaatkan bakteri alami Wolbachia yang banyak ditemukan pada 60% serangga. Bakteri itu selanjutnya dimasukkan dalam nyamuk aedes aegypti, hingga menetas dan menghasilkan nyamuk aedes aegypti ber-wolbachia. Dengan demikian, perlahan populasi aedes aegypti berkurang dan berganti menjadi nyamuk aedes aegypti ber-wolbachia.

Dokter Agung mengatakan bahwa “Wolbachia dapat menekan populasi nyamuk cara kerjanya yaitu dengan menghambar reproduksi dari nyamuk sehingga jika  nyamuk jantan dan nyamuk betina yang terinfeksi bertemu maka tidak akan menghasilkan telur sehingga populasi dapat turun secara drastis”

Lebih lanjut, dokter Agung mengungkapkan bahwa selain mensupresi, dia akan mengganti populasi nyamuknya dengan populasi nyamuk-nyamuk yang telah terinfeksi, nyamuk betina yang terinfeksi akan menghasilkan akan menghasilkan anak dari telur yang terinfeksi berupa nyamuk jantan dan betina yang terinfeksi sehingga populasi akan berganti atau terjadi replacement dengan nyamuk yang mengandung wolbachia sehingga dapat mensupresi jumlah nyamuk aedes aegypti 

“Pelepasan nyamuk sebelumnya sudah dicoba dilakukan penelitian di Yogya mengenai pelepasan nyamuk yang terinfeksi walbochia, dan hasil penelitianpun menggambarkan bahwa pada daerah yang dilepaskan nyamuk walbochia angka kejadian demem berdarah dapat menurun hingga 77%” jelas dokter Tri Pudy