April 16, 2022

Di Dokter Unair TV, Dosen FK Unair Sarankan Olahraga yang Baik saat Puasa

SURABAYA – Menjalankan rukun Islam keempat yakni berpuasa merupakan kewajiban. Berpuasa bukan hanya menyehatkan tubuh tetapi juga pikiran jika dibarengi dengan menjalankan aktivitas fisik seperti olahraga.

Namun olahraga saat bulan puasa tentu berbeda jika dibandingkan dengan di waktu normal. Pasalnya, saat berpuasa kondisi tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi dalam jangka waktu lebih dari 12 jam. Sehingga aktivitas fisik pun sebaiknya dikurangi.

Dalam Youtube Channel Dokter Unair TV bertema “Sehat dan Bugar dengan Berolahraga Selama Berpuasa”  Dr dr Lilik Herawati, MKes, 15 April 2022,  mengatakan olahraga merupakan bagian dari sunnah Rosulullah SAW agar menjadi lebih kuat dan dicintai Allah SWT. Apalagi di bulan Ramadan banyak ibadah sunnah yang memberikan pahala bagi yang menjalankannya.

“Jadi sebenarnya olahraga itu baik dilakukan bahkan saat berpuasa. Karena bisa membantu kita untuk lebih kuat dalam menjalankan ibadah,” ungkap dr Lilik membuka diskusi.

Namun meski baik bagi tubuh, perlu memperhatikan rambu-rambu kesehatan tubuh. Karena jangan sampai olahraga saat berpuasa justru menurunkan kesehatan tubuh yang berdampak pada menurunnya produktivitas.

“Tentu saja harus memperhatikan kondisi kita ya. Kalau sedang mengalami dehidrasi, ya tunda dulu olahraganya,” tuturnya mengingatkan. Sebab olahraga saat dehidrasi membuat tubuh kurang fokus sehingga bisa menyebabkan bukan hanya cedera tapi juga pingsan.

Bahkan dr Lilik menyebutkan jika intensitas olahraga saat berpuasa bisa dikurangi. “Kalau biasanya lima kali seminggu, sekarang pas puasa ganti jadi tiga kali seminggu,” katanya.

Memahami rambu-rambu tubuh sangat penting agar tujuan berolahraga saat berpuasa bisa tercapai. Ibarat seperti tubuh membutuhkan nutrisi berupa makanan. Tubuh juga membutuhkan olahraga untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan agar tidak mudah sakit. Sehingga olahraga saat berpuasa juga perlu memperhatikan waktunya.

“Olahraga bisa dilakukan setelah sahur atau sebelum berbuka. Tapi ada literatur lain menyebutkan bisa juga setelah berbuka puasa,” jelasnya.

Meski memberikan waktu khusus untuk olahraga saat puasa, dr Lilik mengingatkan agar ada jeda antara waktu makan dan olahraga. Tujuannya untuk memberikan makanan agar diproses tubuh terlebih dahulu.

Dr Lilik menegaskan, olahraga saat berpuasa bertujuan untuk mempertahankan fisik agar tidak menurun. Sehingga aktivitas harian seperti memasak pun bisa diselingi dengan berolahraga. “Bisa juga dengan mengangkat kaki bergantian saat memasak. Yang penting dengan berolahraga saat puasa bisa memanage pikiran agar lebih baik dan positif,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *