Maret 6, 2024

Desa Binaan: Langkah Nyata Membangun Masa Depan

Pada tanggal 2 Maret 2024, Departemen Pengabdian Masyarakat BEM KM FK UNAIR yang didampingi kemahasiswaan telah bekerja sama dengan Puskesmas Wire  dalam mengadakan program Desa Binaan di SMPN 2 Semanding, Desa Genaharjo, Kabupaten Tuban. Didasari oleh tingginya angka stunting di wilayah kabupaten tuban hingga melebihi angka stunting nasional, kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah konkret dalam mencegah dan menurunkan prevalensi stunting secara berkelanjutan di Kabupaten Tuban.

Desa Binaan kali ini menggelar kegiatan berupa pemeriksaan kesehatan oleh mahasiswa fakultas kedokteran di bawah bimbingan Dr. Sulistiawati, dr., M.Kes. dan Raden Argarini, dr., M.Kes., Ph.D untuk seluruh pelajar SMPN 2 Semanding beserta tenaga pendidik yang meliputi 6 jenis cek kesehatan disertai konseling bersama pihak puskesmas. Pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan terdiri dari pengukuran tinggi badan, berat badan, Tekanan darah, dan kadar glukosa darah disertai pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dan pemeriksaan kadar HB yang terkhusus untuk siswi perempuan.

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan sebagai deteksi kondisi anemia juga kekurangan energi kronis (KEK) yang memengaruhi kesiapan wanita usia subur (WUS) bagi siswi SMP nantinya. Dengan begitu, deteksi yang disertai intervensi berupa pemberian tablet tambah darah beserta sosialisasi tata cara meminumnya diharapkan mampu meningkatkan kesehatan siswi SMPN 2 Semanding sebagai langkah awal pencegahan stunting.

Dalam pelaksanaanya, tercatat 439 pelajar beserta 25 tenaga pendidik SMPN 2 Semanding telah melewati rangkaian layanan pemeriksaan kesehatan disertai sesi konseling bersama pihak puskesmas. Melalui rangkaian cek kesehatan dan konseling ini, Masyarakat SMPN 2 Semanding diharapkan mampu memahami akan urgensi dan cara mewujudkan pola hidup sehat serta pemenuhan gizi optimal demi kesehatan yang lebih baik. Hasil pemeriksaan ini kemudian juga menjadi acuan dalam merujuk pasien yang diduga memiliki kondisi kesehatan tertentu untuk menerima pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Melalui aksi desa binaan ini, BEM FK UNAIR mampu mempererat hubungan antara masyarakat dan mahasiswa fakultas kedokteran juga mendukung usaha peningkatan kesehatan masyarakat, terlebih dalam upaya pencegahan stunting guna mewujudkan kondisi kesehatan generasi masa depan bangsa yang lebih baik.

Penulis: Moh. Qiberlee R.S.V.R., Rafif Ghozi