Agustus 28, 2022

Dekan Kukuhkan 350 Maba Pascasarjana dan PPDS

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG(K) mengukuhkan 350 mahasiswa baru( Maba) pascasarjana dan PPDS, Kamis,25 Agustus 2022. Pengukuhan dilakukan secara hybrid di Aula FK UNAIR dan Ruang Sidang A.

Kepada mahasiswa baru dekan berpesan agar mereka menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh, “Syukuri kesempatan belajar di FK UNAIR ini dengan belajar sungguh-sungguh. Menjalankan kewajiban sebagai mahasiswa dengan baik,” pintanya.

Seperti halnya melakukan penelitian dan publikasi. Diharapkan mahasiswa tidak menunggu akan lulus untuk melakukan publikasi. Akan lebih baik jika selama kuliah di FK UNAIR bisa melahirkan banyak publikasi bekerjasama dengan dosen.

Menjaga etika dan kejujuran juga menjadi penekanan dekan kepada maba khususnya PPDS. Dekan tidak ingin, karena masalah pelanggaran etika, mimpi dan perjuangan selama menempun pendidikan sia-sia karena mahasiswa terpaksa dikeluarkan.

“Bukan menakuti atau mengumbar aib. Tapi ini benar terjadi. Dengan berat hati saya mengeluarkan mahasiswa PPDS karena kasus ini,” terangnya.

Kesalahan yang terkesan remeh tapi terkadang bisa disepelekan misalnya dengan melakukan perbuatan asusila saat jaga. Misalnya melakukan perselingkuhan atau melecehkan orang lain.

Pun dengan masalah kejujuran. Dekan yang akrab disapa Prof Bus ini menghimbau mahasiswa agar tidak bermain-main dengan data apalagi yang berhubungan dengan nyawa seorang. Misalnya dengan merubah rekam medis dengan alasan apapun. Apalagi untuk menutupi kesalahannya di depan supervisor.

“Adik-adik tidak paham dengan materi 6yang kami berikan berkali-kali pun, aman. Kami tidak mempermasalahkan. Namun sekali-kali mengubah rekam medis, maka kami akan mengambil tindakan tegas hingga mengeluarkan. Maka dari itu tolong hati-hati,” tukasnya. (ISM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *