Agustus 3, 2022

Bukan Fogging, Berantas DBD Dibutuhkan Kekompakan Warga

Dibutuhkan kekompakan warga untuk memberantas Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini disampaikan oleh Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Dr. Sulistiawati, dr., M.Kes.

DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk. Pembawanya adalah nyamuk Aedes Aegepty. Nyamuk ini bisa terbang hingga radius 100 meter jauhnya.

Sementara itu, cara paling efektif memberantas DBD bukan melalui fogging tapi dengan upaya 3M Plus. 3M Plus dinilai efektif dalam menekan perkembangbiakan nyamuk dengan memberantas sarang jentik-jentik.

Adapun 3M Plus antara lain mengubur, menguras, menutup, merombeng, mendaur ulang serta upaya pencegahan lain. Seperti menghindari menumpuk pakaian maupun sampah, mengisi bak mandi dengan ikan, menaburkan pembunuh jentik (abate) dan sebagainya.

“Upaya-upaya diatas akan percuma kalau yang mengerjakan hanya satu rumah saja. Benar rumah kita terbebas nyamuk Aedes Aegepty. Apa jadinya kalau kita tetap tertular nyamuk yang berasal dari pekarangan tetangga,” tanyanya kepada para Kader Kesehatan di Kawasan Puskesmas Dupak, Surabaya, Jumat, 29 Juli lalu.

Inilah kenapa kekompakan warga diperlukan dalam pemberantasan DBD. Pemberantasan DBD diperlukan kesadaran dan kerja bersama. Mulai dari warga, penggerak seperti lurah, perangkat desa, RT, RW serta kader kesehatan.

“RT/RW juga sebagai mediator antara warga dan kader. Bagaimana caranya agar setiap kader yang ingin melakukan sosialisasi atau pemberantasan jentik dari rumah ke rumah ini mendapatkan akses dari pemilik rumah,” tambahnya.

Karena kerap dijumpai. Kader kesulitan menjalankan tugasnya karena pemilik rumah tidak mengizinkan kader masuk dengan berbagai alasan. Ini menjadi tugas RT/RW maupun lurah untuk memecahkan permasalahan.

“Rumah-rumah kosong juga harus dipantau jangan sampai menjadi sumber berkembang biak nyamuk. Dan ini kembali lagi menjadi tugas RT/RW sebagai penggerak warga,” tukasnya (ISM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *