Mei 17, 2022

Bijak Bermedsos jadi Salah Satu Penekanan dalam Pembekalan Dokter Periode 2 Tahun 2022

Sebanyak 196 dokter baru Fakultas Kedokteran mengikuti pembekalan dokter, Selasa (17/5). Prosesi dilakukan secara hybrid. 50 peserta hadir secara offline dan sisanya mengikuti online.

Pembekalan ini menjadi agenda rutin sehari sebelum para dokter baru ini dilantik menjadi dokter. Banyak wejangan dan nasihat yang disampaikan dalam pembekalan dokter ini. Salah satunya adalah etika bermedia sosial bagi seorang dokter.

Ini disampaikan oleh Sekretaris II IDI Cab. Surabaya, Dr. Musofa Rusli, dr., Sp.PD(K), FINASIM. Beliau menyebut, sah-sah saja seorang dokter memberikan edukasi lewat media sosial. Namun yang perlu diingat adalah jangan sampai proses edukasi tersebut melanggar etika dokter.

“Misalnya selfie/wefie dengan pasien atau saat melakukan tindakan, ini bisa termasuk mengekspos pasien dan ini tidak dibenarkan,” terangnya.

Seorang dokter juga tidak boleh memanfaatkan branding diri untuk melakukan iklan komersil untuk keuntungan pribadi. Namun diperkenankan untuk memberikan edukasi melalui iklan layanan masyarakat.

“Etika-etika bermedsos ada di buku panduan dan sebaiknya adik-adik sejawat dokter membacanya dengan seksama. Mengingat sekarang kita hidup di era medsos. Harus sangat hati-hati. Jangan sampai mendapat panggilan karena kurang bijak bermedsos,” tukasnya. (ISM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *