September 15, 2022

3 Mahasiswa FK UNAIR Jalani Program Double Degree di Australia

Tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) menjalani program double degree di Universitas Melbourne, Australia. Mereka mulai belajar pada bulan Juli 2022 lalu. Dan akan berada di sana hingga dua semester atau satu tahun ke depan.

Koordinator Program Studi (KPS) S1 Pendidikan Dokter, Dr. Purwo Sri Rejeki, dr., M.Kes menuturkan, tiga mahasiswa ini jadi batch pertama yang menjalani program double degree antara FK UNAIR dan Universitas Melbourne, “Kami bersama dekanat juga sempat menjenguk di bulan yang sama sekaligus untuk reupdating keadaan mereka,” terangnya ditemui seusa diskusi mengenai persiapan Program Double Degree, Joint Degree dan Fast Track di Oakwood Hotel, Rabu, 14 September 2022.

Dokter Purwo menjelaskan, sejatinya mahasiswa yang menjalani program double degree belajar di kampus luar negeri saat berada di semester 7. Hanya saja karena terjeda pandemi dua tahun terakhir, mereka baru berangkat saat mereka sudah menjalani pendidikan profesi atau sudah menjadi Dokter Muda (DM).

Nantinya, saat lulus mahasiswa ini akan mendapatkan gelar ganda. Yakni gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) dan Bachelor of Medical Science.

Di batch pertama ini, proses seleksi dilakukan di semester enam. Dan bisa diikuti oleh mahasiswa kedokteran dari semua kelas, baik reguler maupun internasional. Namun di tahun 2022, seleksi mahasiswa program double degree dilaksanakan di awal sejak penerimaan mahasiswa baru. Ini dilakukan untuk menjaga komitmen mahasiswa sejak awal.

“Mahasiswa yang masuk melalui jalur kelas internasional juga kami prioritaskan nanti,” tambahnya.

Adapun seleksi yang dilakukan diantaranya seleksi berkas atau IPK untuk menilai kemampuan akademis mereka. Kemudian seleksi kemampuan Bahasa Inggris termasuk memastikan kemampuan dalam pembiayaan dan terakhir wawancara dengan pihak Melboune University.

Ketua Unit Mersdu FK UNAIR, Dr. Hermanto Tri Joewono,dr., Sp.OG(K) menambahkan, program double degree adalah program unggulan. Sehingga yang mendaftar juga diharapkan mahasiswa unggulan dengan indikator prestasi akademik baik.

“Setidaknya ini bisa menjamin mahasiswa tersebut bisa menyelesaikan program dengan baik tanpa mengalami hambatan,” tambahnya.

Tidak ada maksimal kuota program double degree FK UNAIR dan Universitas Melbourne. Di penerimaan maba tahun 2022 sendiri, ada 10 mahasiswa yang memilih program double degree. Mereka akan berangkat tahun 2025 mendatang.

Penulis : Ismaul Choiriyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *