Januari 10, 2023

15 Mahasiswa Teknik Singapura Belajar Seminggu di FK UNAIR

Pengembangan teknologi dalam bidang kesehatan menjadi sesuatu yang krusial saat ini. Teknologi berjalan beriringan dengan medis untuk menciptakan pelayanan yang lebih spesifik dan optimal. Sebagai fakultas kedokteran yang selalu terbuka terhadap perkembangan, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) mendukung berbagai program yang menstimulasi lahirnya inovasi dalam bidang teknologi.

Salah satunya diimplementasikan dalam program gabungan antara FK UNAIR dengan Singapore University of Technology and Design (SUTD). Selama satu pekan kedepan, 30 mahasiswa yang terdiri dari 15 mahasiswa FK UNAIR dan mahasiswa Teknik dari SUTD akan berkolaborasi untuk mencari permasalahan di bidang kedokteran tropis dan memberikan solusi lewat pengembangan teknologi.

Dekan FK UNAIR Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG. Subs.F.E.R berharap, program kolaborasi ini menghasilkan gagasan-gagasan serta inovasi baru dalam bidang teknologi kedokteran ke depan.

“Teknologi telah membantu pelayanan kesehatan lebih mudah diakses dan lebih presisi. Karenanya kami menyambut baik program kolaborasi ini. Semoga dari sini lahir beragam inovasi yang bermanfaat bagi dunia kedokteran,” ujarnya saat menyambut kedatangan mahasiswa inbound SUTD, Senin, 09 Januari di Ruang Sidang A.

Hal yang sama juga disampaikan oleh dosen pembimbing dari SUTD, Dr. Julia Zhu. Ia berharap kolaborasi antara kedua institusi ini bisa berkembang lebih luas ke depan.

“Tidak semua (mahasiswa) yang hadir saat ini adalah mahasiswa kedokteran. Malah didominasi oleh mahasiswa teknik. Tentu mereka terbatas pemahamannya terhadap dunia kedokteran. Kami harap kolaborasi ini membantu mereka untuk memberikan gambaran spesifik mengenai apa yang bisa dikerjakan, khususnya pengembangan teknologi dalam bidang kedokteran tropis,” tambahnya.

Sebelum nantinya melahirkan sebuah proposal di hari terakhir program, mahasiswa ini akan diajak untuk belajar di empat departemen di FK UNAIR. Antara lain departemen pediatri, penyakit dalam, mikrobiologi dan radiologi. Selain itu kuliah dan diskusi demi diskusi juga dibuka untuk menstimulasi lahirnya gagasan bersama. (ISM)