FKUA Anugerahi Visiting Professor Kepada Pakar Preeklampsi Dunia

FKUA Anugerahi Visiting Professor Kepada Pakar Preeklampsi Dunia

image

[wpdevart_youtube]f32NGAS0i0A[/wpdevart_youtube]

Pengakuan atas kontribusi positif seseorang perlu diwujudkan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan. Kali ini, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga kembali mewujudkan apresiasiasinya kepada seorang tokoh guru besar bidang  Obstetri dan Ginekologi yang tak lain adalah seorang pakar preeklampsi dunia.

Acara penganugerahan visiting professor kali ini diberikan kepada Prof. Gustaaf Albert Dekker, MD., PhD., FDCOG., FRANZCOG dari The University of Adelaide, Australia, di Aula FKUA,( 17/5).

Pria kelahiran 7 Agusutus 1955 itu mengungkapkan rasa bahagia dan mengaku sempat merasa ‘deg-degan’ di saat dirinya dilantik menjadi profesor tamu  Departemen Obstentri dan Ginekologi FKUA. “Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari kolaborasi kerjasama antara dua universitas. Kerjasama ini saya rasa bisa memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun civitas akademika,” tuturnya.

Prof Dekker adalah seorang Direktur Klinis pada Divisi Anak dan perempuan Kantor Pelayanan Kesehatan Adelaide Utara ( RS Lyell McEwin dan Modbury), Profesor bidang obstetric dan Ginekologi Universitas Adelaide. Ia menjalani pendidikan dokter  di Universitas Leiden tahun 1978 dan memperoleh gelar Cum laude.

Selama 3 tahun mengikuti pelatihan penyakit dalam  di The Hague , dan memperoleh gelar spesialis obgyn di Erasmus University Rotterdam (EUR). Di EUR, ia menyelesaikan pendidikan doctoral dengan disertasinya berjudul Prediction and Prevention of Pregnancy- Induced Hypertensive Disorders. A Clinical and Pathophysiologic Study.

Disertasi ini termasuk langkah pertama di dunia tentang prosedur medis dalam pencegahan preeclampsia dengan aspirin berdosis rendah. Di PUBMED, ia menerbitkan sebanyak 231 publikasi jurnal, 164 diantaranya diterbitkan saat ia sudah berpindah ke Adelaide pada November 1998. Ia juga adalah salah satu pendiri SCOPE dan sekarang menjadi anggota dewan Ilmiah pada konsorsium SCOPE.

Selama terlibat kerjasama dengan FKUA, Prof Dekker banyak memberikan kontribusi, baik dibidang pendidikan maupun kegiatan sosial. Bersama tim Penanggulangan Kematian Ibu dan bayi FKUA –RSUD Dr. Soetomo, Prof Dekker sebagai konsultan ikut terjun  melihat keadaan para perempuan hamil yang tinggal di kawasan Mulyorejo, Surabaya dan Burneh, Madura.

Berdasarkan data dan pengamatannya, ia menyimpulkan kasus ibu hamil yang mengalami preeklapsia di Madura ternyata begitu tinggi .” Tingginya kasus preeklampsia di Madura perlu pendalaman penelitian lebih lanjut, mengapa bisa sampai begitu,”ungkapnya.

Oleh sebab itu, setelah dilantik menjadi profesor tamu FK Unair, Prof Dekker berencana kembali melanjutkan penelitiannya tentang kasus preeklapmsia bersama rekan peneliti lainnya. Kali ini ia akan prioritaskan penelitian tentang hubungan preeclampsia dengan biaya hidup rendah pada perempuan muda.

Sementara Dekan FKUA Prof.dr. Soetojo, SpUK mengungkapkan Kegiatan penganugerahaan visiting profesoor FKUA kepada sejumlah pakar kesehatan sudah berlangsung beberapa kali, dimulai tahun 2007. Dari 29 departemen yang ada, sebagian sudah mewujudkan hal itu. Antara lain Departemen Obgin, Urologi, Mikrobiologi, dan dalam waktu dekat akan ada kegiatan serupa dari Departemen Bedah Saraf. “Kami berharap, acara ini akan menginspirasi departemen lainnya untuk menggelar acara serupa,” ungkapnya.

Sebelum acara puncak penyerahan penghargaan , Prof Gustaaf berkesempatan menyampaikan orasi ilmiahnya berjudul : Our Medical, Student in Surabaya and Adelaide- and The future of Our Speciality, di hadapan Wakil Rekto III Universitas Airlangga Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph didampingi jajaran Dekanat FKUA, para guru besar dan tamu undangan lainnya.

X